Bagaimana Sejarah Sepak Bola Sebenarnya Simak Disini

Di tahun 2017 ini nyaris semua orang tahu permainan sepakbola baik pria maupun wanita. Jadi boleh dibilang bahwa sepak bola merupakan salah satu olahraga atau permainan yang paling digemari di muka bumi ini. Bahkan FIFA pernah mengeluarkan survey yang bertajuk FIFA Big Count 2006.

Saat itu diketahui sekitar 4% populasi dunia (atau sekitar 270 juta orang) bermain bola secara aktif.

Sementara menurut statistik pada tahun 2014 dimana Piala Dunia diselenggarakan, diketahui saat itu penonton pertandingan sepak bola dari seluruh dunia mencapai 3,2 milyar orang! Artinya nyaris dari setengah populasi bumi saat itu menyaksikan perhelatan sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Namun pertanyaan besarnya adalah, apakah anda tahu sejarah sepak bola di dunia saat ini? FIFA sebenarnya secara ringkas sudah menjelaskannya di dalam situs mereka, tapi khusus bagi Anda kami akan menuliskannya dengan lebih lengkap.

Episkyros

Jika boleh diklaim, maka mungkin sejarah sepak bola tertua yang ada di muka bumi ini adalah permainan episkyros yang ditemukan oleh orang-orang Romawi Kuno.

Permainan tersebut dimainkan oleh 12 hingga 14 orang di masing-masing tim, dengan satu buah bola, dan setiap pemain boleh menggunakan tangan.

Nah meskipun judulnya permainan bola, pada dasarnya orang-orang yang memainkan permainan ini akan saling bertempur layaknya Sparta.

Permainannya saat itu sangatlah sederhana, yakni kedua tim saling melempar bola dengan tujuan bola berada sejauh-jauhnya dari zona lapangan tim dan berada di zona lawan, sambil para pemain melakukan tackle yang amat keras.

Meski demikian sebenarnya tidak ada bukti yang jelas mengenai hubungan Episkyros dengan sejarah sepak bola modern, meskipun memang ada beberapa relif yang menunjukkan hal itu, misalnya adalah gambar relif di bawah ini yang memang cukup terkenal.

T’su Chu
T’su Chu atau Cuju merupakan salah satu permainan bola Tiongkok kuno yang dimainkan baik di negeri China, Korea, Jepang, hingga negara Vietnam. Permainan ini dianggap FIFA sebagai salah satu inspirasi dari sejarah sepak bola di dunia. Permainan ini di mulai pada zaman Dinasti Ming, dan saat ini sudah mulai ditinggalkan.

Sama seperti Episkyros, permainan ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masingnya berjumlah orang pemain dengan satu buah bola. Para pemain yang memainkan Cuju ini diharuskan untuk menendang bola ke zona lapangan milik lawan, dengan beberapa aturan khusus. Pada permainan ini penggunaan tangan tidak diperbolehkan.

Bahkan dalam perkembangannya, Cuju telah melahirkan Liga dengan beberapa tim di dalamnya, pada abad ke-10. Pemain-pemain rekreasional diharuskan untuk menunjuk pemain profesional sebagai guru dan membayarkan sejumlah uang untuk menjadi member.

Hal ini dapat diterima oleh masyarakat karena dapat menjadi salah satu sumber pendapatan baru bagi para pemainnya.

Kemari
Kemari merupakan permainan bola Jepang zaman dahulu yang muncul tahun setelah adanya Cuju dan lagi-lagi diklaim oleh FIFA menjadi salah satu inspirasi dan terkait dalam sejarah sepak bola dunia.

Berbeda dengan Episkyros dan Cuju, permainan ini masih dimainkan hingga sekarang walaupun hanya bertujuan sebagai olahraga rekreasi saja.

Selain itu permainan ini dikatakan minim elemen kompeitif karena para pemain yang memainkan Kemari hanya diharuskan menendang-nendang bola di dalam lingkaran kecil dan saling mengoperkannya untuk mencegah bola jatuh ke tanah. Atau dalam Bahasa saat ini permainan ini dikenal dengan istilah juggling.

Sejarah Sepak Bola Modern

Sejarah sepak bola modern dikatakan berawal di tanah Inggris Raya pada abad ke 19. Awalnya permainan folk football dimainkan di selurung Inggris di daerah perkotaan maupun pedesaan tanpa adanya peraturan standard dan bahkan terkesan minim.

Peraturan permainan ini pertama kali mulai banyak dibahas setelah sekolah-sekolah privat seperti Winchester, Charterhouse, dan Eton mulai mengadakan pertandingan permainan ini hingga pada tahun 1843 Universitas Cambridge berhasil membuat peraturan yang terstandar dan kemudian diberi nama dengan Cambridge rules.

Hingga pada 1863 banyak klub-klub yang membuat aturan tercetak dimana pada aturan tersebut tidak diperkenankan menggunakan tangan. Hal inilah yang kemudian menyebabkan terpisahnya rugby dengan bola sepak.

Peraturan baru tersebut pada awalnya tidak diterima secara langsung hingga pada tahun 1867 Sheffield bergabung dengan asosiasi sepakbola Inggris untuk kemudian memainkan pertandingan melawan klub London dengan peraturan yang telah di revisi.

Setelah itu pada tahun 1871 ada 15 klub yang bersedia ikut serta dalam turnamen yang diadakan oleh asosiasi sepak bola inggris (FA). Kemudian kompetisi ini semakin berkembang hingga pada 1877 asosiasi Inggris Raya telah setuju untuk menyatukan 43 tim ke dalam satu kompetisi. Setelah kompetisi ini disatukan hilanglah dominasi klub London di piala FA.

Dalam perjalanannya, Inggris berperan besar dalam sejarah sepak bola dunia. Diketahui sejak tahun 1850 an para pekerja insdustri di Inggris yang memang memiliki waktu offwork hari Sabtu, banyak menghabiskan hari-hari tersebut untuk menonton atau bermain bola.

Budaya ini semakin lama semakin populer dan diketahui jumlah penonton sepak bola di stadion berkembang dari 4.600 orang di tahun 1888 hingga 7.900 orang pada tahun 1895 dan 13.200 pada tahun 1905.

Dengan kepopuleran permainan sepak bola, mulai muncul sistem-sistem profesional di Inggris. Pada awalnya tim-tim Inggris Utara mulai membayar pemain kelas-pekerja sebagai kompensasi “libur” pekerjaan utama mereka maupun kompensasi cidera.

Tapi FA saat itu justru mengeluarkan tim-tim yang memiliki pemain “profesional”. Meski demikian praktik “profesionalisme” ini justru semakin berkembang di Inggris hingga era 1920 dimana mulai banyak tim yang dimiliki oleh perusahaan-perusahaan tertentu, meskipun di era ini sepak bola belum menjadi komoditas bisnis yang menjanjikan.

Selain itu perlu diketahui liga profesional baru benar-benar berjalan pada era 1932 setelah masalah profesionalisme berhasil dipecahkan dengan cara mengadopsi dari negara-negara di Amerika Latin.

Selama awal abad 20 tercatat pula dalam sejarah bahwa perkembangan sepak bola terjadi sangat cepat dan semakin cepat setiap saat. Hal ini kemudian membuat banyak orang sadar pentingnya keberadaan suatu organisasi dunia yang menaungi sepakbola.

Akibatnya pada tahun 1904 beberapa negara seperti Belgia, Denmark, Perancis, Belanda, Spanyol, Swedia, dan Swiss memutuskan untuk membentuk Federation Internationale de Football Association atau dikenal dengan sebutan FIFA.

Salah satu masalah yang dialami FIFA di awal-awal pembentukannya adalah ketidakpatuhan FA terhadap FIFA sebagai organisasi baru. Di dalam sejarah sepak bola dunia bahkan tercatat FA beberapa kali “ngambek” karena beberapa hal. Tercatat FA pernah keluar dari keanggotaan FIFA pada tahun , .

Sejak masa-masa awal pembentukan FIFA tersebut lah, sepakbola di dunia semakin maju dan kompetisi-kompetisi yang diadakan mulai semakin teratur dan semakin beragam.

Pada 1977 dan 1985 FIFA pertama kali mengadakan turnamen untuk pemain-pemain muda di bawah 20 tahun, dan di bawah 17 tahun.

Pada 1989 FIFA mengadakan kompetisi futsal pertama, dan pada 1991 FIFA mengadakan turnamen sepak bola wanita pertama di China. FIFA sejak era tersebut terus menciptakan inovasi-inovasi baru sehingga sepak bola menjadi permainan yang dikenal sangat luas hari ini.

Baca Juga:

Beli Pulsa di Sepulsa Artikel Seru buat kamu
Beli kebutuhan mu disini yah
Masukan Nomor Handphonemu disini
Beli Masukan Nomor Handphonemu disini
Beli Masukan Nomor Pelangganmu disini
Beli Masukan Nomor PDAMmu disini
Beli Masukan Nomor Handphonemu disini
Beli Masukan Nomor BPJSmu disini
Beli