Permainan Bola Voli Diciptakan Oleh William G Morgan Ini Sejarahnya

PerbesarPermainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan. Foto: PixabayPermainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan, seorang Direktur Fisik Young Men’s Christian Association (YMCA) di Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat, pada 1895. Berikut informasi seputar sejarah perkembangan bola bola voli sampai saat ini.Mengutip dari laman gramedia, permainan bola voli adalah olahraga bola besar yang dimainkan dua tim berisikan enam orang. Masing-masing tim akan berlomba-lomba untuk memukul bola bolak-balik agar bisa menjatuhkan bola di area lawan melewati net.Apabila melihat lembaran sejarah bola voli pada halaman pertama, tentu saja Anda akan menemukan sebuah permainan yang berbeda. Nah, olahraga bola voli yang kini sangat dinikmati oleh para penggiat olahraga ini telah mengalami beberapa perkembangan sejak pertama kali diciptakan.Bagi yang belum tahu sejarahnya, berikut informasi seputar sejarah bola voli mulai dari awal tercipta sampai terbentuk organisasi yang menaungi olahraganya.

Sejarah Singkat Permainan Bola Voli

PerbesarPermainan bola voli diciptakan oleh William G. Morgan. Foto: UnsplashSeperti yang sudah disebutkan sebelumnya, permainan bola voli diciptakan pada tahun 1895 oleh seorang instruktur pendidikan jasmani di Amerika Serikat, William G. Morgan. Lantas, bagaimana olahraga bola voli bisa terbentuk?Dikutip dari jurnal bertajuk Permainan Bola Voli karya Qanita, proses pembuatan permainan bola voli dimulai dari kekaguman William terhadap olahraga bola basket yang diciptakan oleh James Naismith.

Empat tahun setelah permainan bola basket mulai dikenal oleh masyarakat, akhirnya William menciptakan sebuah permainan bertajuk “Mintonette” yang merupakan nama awal permainan bola voli.

Menariknya, Mintonette diciptakan untuk para pengusaha usia lanjut yang memang memiliki kesulitan dalam bermain bola basket. Secara garis besar, permainan ini merupakan gabungan dari beberapa cabang olahraga, seperti bola basket, tenis, baseball, dan bola tangan. Keempat olahraga ini memiliki peranan penting dalam pengembangan bola voli sampai saat ini.

Pada awal tahun 1896, akhirnya permainan Mintonette berubah nama menjadi bola voli (volleyball). Hal ini terjadi saat William mendemonstrasikan olahraga yang ia ciptakan alias pertandingan pertamanya di YMCA Training School.

Seiring berjalannya waktu, akhirnya permainan bola voli sudah mulai dikenal di seluruh penjuru dunia. Ini terjadi karena adanya Perang Dunia I dam II yang membuat para serdadu sekutu memperkenalkan olahraganya di Benua Asia maupun Eropa.

Salah satu poin penting mengapa bola voli sangat dinikmati oleh para penggiat permainannya saat itu adalah olahraganya yang bisa dimainkan oleh banyak kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, organisasi-organisasi, maupun para militer.

Kepopulerannya saat itu juga menjadi pemantik terbentuknya organisasi yang menaungi olahraganya, yakni Federation Internationale de Volleyball (FIVB) pada tahun 1947 di Prancis.

Tidak hanya Prancis, melainkan 13 negara perwakilan lainnya yang ikut berpartisipasi dalam pembuatan salah satu organisasi yang paling dihormati ini. Negara tersebut meliputi Belgia, Brasil, Ceko, Mesir, Belanda, Hungaria, Italia, Polandia, Portugal, Rumania, Uruguay, Amerika Serikat, dan Yugoslavia.

Tidak lama setelah terbentuk organisasi yang menaungi olahraga, akhirnya permainan bola voli menyelenggarakan kejuaraan dunia pertamanya pada tahun 1949. Ini merupakan kejuaraan untuk sektor putra. Kemudian sejarah pun kembali ditulis dengan FIVB menyelenggarakan kejuaraan dunia untuk sektor putri pada 1952.

Setelah itu, lembaran sejarah bola voli secara terus-menerus ditulis dengan rapi. Sampai saat ini, FIVB sudah memeluk kurang lebih 89 federasi nasional untuk bekerja sama dalam membentuk olahraga yang sportif dan dinikmati oleh khalayak, termasuk Indonesia melalui Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI).

Demikian informasi seputar sejarah singkat permainan bola voli. Semoga bermanfaat.